Jam menunjukkan pukul 3.58 p.m. dan aku belum makan! belum makan sama sekali. Baik itu sarapan dan makan siang, dan sekarang waktu menunjukkan pukul 4.28 p.m.
Wuah...mau mati rasanya! kepala pusing...banget, perut perih, just for information I gotta a terrible maag. Btw, ada baiknya kalo kita ngomongin soal maag de...
So, apa itu maag?
Maag ato bahasa kedokterannya GASTRITIS.
Ternyata kalo kita ngerasa sakit perut yang pedih banget, n keluhan2 lain kaya mual, kembung, perut rasanya kaya yg penuh gitu, nyeri ulu hati, diare atau malah ga bisa BAB sama sekali, ga berarti kita lagi ngalamin yg namanya kelainan saluran cerna (intra luminer), tapi juga bisa karena gangguan organ2 lain selain saluran cerna utama, misal seperti pankreas, hati, empedu, ginjal, dlsb.
Trus keluhan2 yg tadi disebutin di atas, namanya dispepsia. Nah, sedangkan maag itu sendiri adalah penyakit gangguan lambung dan usus 12 jari, yg gejalanya ya dispepsia itu tadi. Biasanya maag disebakan karena pola makan yang tidak teratur dan diet yang tidak sehat dan seimbang. Lambung menghasilkan asam klorida untuk menetralisir kuman penyakit yg masuk ke lambung bersama makanan. Nah, kalo ga ada makanan yg masuk ke lambung, si asam klorida yg terus-menerus dikeluarkan oleh lambung (tepatnya bagian apa lupa nih, kalo ga fundus ya kardia) ini mengikis dinding2 lambung yang tersusun dari epitel selapis silindris, lapisan lambung itu sendiri terdiri dari tunika mukosa, serosa, dan muskularis. Hohoho...sindrom setelah UAS histo yg GAGAL! Pengikisan dinding lambung itulah yg menyebabkan perut terasa perih. Salah satu penyebab meningkatnya produksi asam lambung adalah stress. Stress menyebabkan perubahan hormonal pada tubuh yang akan merangsang sel2 dalam lapisan2 lambung yg udah disebutin tadi menghasilkan asam klorida berlebih. Oh ya, stress juga menyebabkan saraf2 otonom yg simpatis meningkatkan gerakan peristaltik GI tract. Apabila keadaan ini berlanjut dan menjadi semakin parah, dapat menyebabkan peptic ulcer ato sering disebut tukak lambung. Tentang peptic ulcer itu sendiri akan dibahas pada posting2 berikutnya yah...
Masih soal maag, selain karena sebab2 yg disebutin di atas, maag jg dapat disebabkan karena iritasi lambung oleh alkohol, obat2an seperti aspirin dan NSAID, dan racun, selain juga karena pola makan yg tidak teratur.
Beberapa pengobatan untuk mengatasi maag atau gastritis dapat dilakukan dengan terapi farmakologi. Antibiotik hanya digunakan apabila ada indikasi bakter Helicobacter Pylori, yang juga akan dibahas nanti bersamaan dgn peptic ulcer.
Beberapa jenis obat maag:
- Antasid : untuk menetralisir asam klorida lambung dan menghilangkan rasa nyeri
- Acid Blocker : untuk mengurangi produksi asam klorida lambung, seperti Ranitidin
- Proton pump inhibitor : untuk menghentikan produksi asam lambung, misalnya Omeprazole
- Cytoprotective agent: untuk melindungi tunika mukosa lambung dan usus halus, misalnya Sukralfat
- Antibiotik : untuk menghancurkan bakteri, misalnya amoksilin, metronidazole
Semoga posting ini bermanfaat, semakin berkurang orang2 yang kinerjanya menurun karena maag, dan semoga aku, diriku sendiri ini, semakin sadar untuk tidak melalaikan keajiban perut.
Sampai ketemu di posting selanjutnya.....
Oh ya, waktu sekarang menunjukkan puku; 6.33 p.m. dan aku masih belum makan...
Oooh...lapar sangat!





3 komentar:
hueh. hehe. lumayan nih jadi referensi. hoho. tapi sumbernya terpercaya ga? huahahaha.
tw ni lo itu,udah tw kan bahayanya maag gimana, masih aja suka telat makan.kebiasaan.
tenang aja...
terpercaya ko,,,
hiks, histo gwe,,,
C, hua...
lw gmn? A yaa?
huaa...
histo emang susya kok cer,,
tabah yah nak,, XD XD
Poskan Komentar